Ngabuburit Ramadan 2026 di Tugu Pahlawan Surabaya Berakhir

Published

By

Author
photo

SURABAYA, 2 MARET 2026 – Pemerintah Kota Surabaya kembali menyemarakkan Ramadan 2026 dengan menggelar kegiatan Ngabuburit di kawasan Tugu Pahlawan dan Museum Sepuluh Nopember. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, 28 Februari hingga 1 Maret 2026, mulai pukul 15.00–21.00 WIB, dan ditutup pada Minggu (1/3/2026) dengan antusiasme tinggi dari masyarakat.

Beragam aktivitas dihadirkan untuk mengisi waktu menjelang berbuka puasa. Pengunjung dapat menikmati aneka kuliner Ramadan, pasar murah, serta bazar UMKM yang diikuti sekitar 20 pelaku usaha lokal.

Selain itu, panitia juga menyiapkan kuis interaktif yang menambah semarak suasana ngabuburit di kawasan bersejarah tersebut.

Kepala UPTD Museum dan Gedung Seni Balai Budaya Kota Surabaya, Saidatul Ma’munah, menyampaikan bahwa respons masyarakat tahun ini sangat positif.

“Pengunjung didominasi keluarga dan anak-anak muda. Ini menjadi alternatif kegiatan ngabuburit yang positif dan edukatif di kawasan Tugu Pahlawan,” ujarnya, Minggu (1/3/2026).

Ia menambahkan, salah satu daya tarik utama kegiatan ini adalah kehadiran permainan tradisional. Menurutnya, Pemkot Surabaya ingin mengenalkan kembali permainan rakyat kepada generasi muda agar nilai budaya tetap lestari.

Menjelang waktu berbuka, suasana dibuat lebih khidmat dengan kultum dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Acara kemudian dilanjutkan dengan pertunjukan musik Islami, dagelan, serta penampilan Ludruk RRI.

Pada hari penutupan, panggung juga dimeriahkan oleh grup musik The Luntas dan penampilan anak-anak Rumah Kreatif binaan Pemkot Surabaya, termasuk anak-anak disabilitas.

Keunikan ngabuburit ini terletak pada sentuhan edukasi sejarah yang dikemas secara ringan dan menyenangkan. Selama kegiatan berlangsung, Museum Sepuluh Nopember tetap dibuka hingga pukul 21.00 WIB. Pengunjung dapat mengikuti kuis seputar sejarah perjuangan Surabaya sambil menelusuri kembali peristiwa heroik 10 November.

Pada hari pertama pelaksanaan, cuaca cerah turut menunjang kenyamanan pengunjung. Area ruang terbuka hijau di depan Tugu Pahlawan disulap menjadi ruang santai dengan konsep mini camping.

Panitia menyediakan kursi, namun pengunjung juga diperbolehkan membawa tikar atau kursi lipat sendiri. Meski bernuansa santai, kebersihan dan ketertiban tetap menjadi prioritas utama.

“Tahun lalu kunjungan mencapai sekitar 500 orang per hari. Tahun ini kami optimistis jumlahnya bisa lebih tinggi,” tambah Saida.

Dengan tiket masuk mulai Rp5.000, masyarakat sudah dapat menikmati seluruh rangkaian acara sekaligus berkunjung ke museum. Tiket dapat dipesan secara daring melalui tiketwisata.surabaya.go.id.

Pemkot Surabaya pun mengajak warga Surabaya dan sekitarnya untuk memanfaatkan kegiatan ini sebagai pilihan ngabuburit yang tidak hanya meriah, tetapi juga sarat nilai sejarah, budaya, dan kebersamaan selama Ramadan.